SMKN 1 Payakumbuh terus berkomitmen meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui pelatihan teknologi terbaru bersama pakar pengembangan profesi, Dedy Budiman. Dalam kesempatan ini, Ibu Andri Yani, S.Pd. dan Ibu Imelda D, S.E. bersama jajaran guru Pemasaran mendalami strategi adaptasi kurikulum untuk menghadapi pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Penerapan Generative Engine Optimization (GEO) dan Answer Engine Optimization (AEO) menjadi fokus utama agar lulusan Jurusan Pemasaran tetap kompetitif di industri digital. Guru ditantang untuk “naik kelas” menjadi pendidik kompeten yang mampu membimbing siswa mengoptimalkan konten bisnis agar mudah dikenali dan direkomendasikan oleh mesin pencari berbasis AI.
Materi Inti: Strategi optimasi konten agar muncul dalam jawaban AI (seperti ChatGPT & Perplexity) serta teknik branding digital modern.
Materi Inti: Pemahaman perilaku konsumen baru yang kini lebih sering mencari informasi melalui asisten digital berbasis suara dan teks.
Tindak Lanjut: Sinkronisasi materi praktikum pemasaran dengan alat-alat AI untuk simulasi strategi bisnis siswa di sekolah.
Tindak Lanjut: Penyusunan modul ajar baru yang mengintegrasikan kecakapan GEO dalam mata pelajaran produktif Pemasaran.
Mari bersama-sama mewujudkan SMKN 1 Payakumbuh yang unggul dan melek teknologi demi masa depan siswa yang gemilang di era AI!
FAQ Seputar AEO (Answer Engine Optimization)
Apa itu AEO dan perbedaannya dengan SEO konvensional?
AEO adalah proses optimasi konten agar mesin pencari memberikan jawaban langsung secara akurat, berbeda dengan SEO yang berfokus pada daftar peringkat tautan situs web.
Mengapa guru Pemasaran harus memahami strategi AEO?
Guru perlu membekali siswa dengan keahlian menciptakan konten yang mudah dikenali AI, karena pola pencarian konsumen saat ini telah beralih ke asisten digital dan chatbots
